Mungkin karena Kita Kurang Bersyukur?

Imam Abdul Hayy Al Laknawi Al Hindi wafat pada usia 39 tahun tapi beliau telah menulis 110 buku! Dan di antaranya adalah buku-buku tebal.

Lalu saya lihat keadaan diri saya di usia 40 tahun. Sungguh tidak banyak amal saleh yang saya perbuat. Apatah lagi buah pena yang bermanfaat untuk dibaca. Sehingga saya berpikir, sangat jauh jarak saya dengan kafilah salihin.

Ya Allah, betapa lalainya saya di usia seperti ini belum banyak berbuat untuk hari esok. Padahal tidak ada bedanya saya dengan dia dalam waktu dan fisik. Dia memiliki waktu 24 jam dalam sehari, saya juga. Dia punya anggota badan seperti halnya orang kebanyakan, saya juga. Seharusnya dengan karunia yang sama kita bisa berkontribusi seperti halnya Imam Abdul Hayy. Juga seperti Imam Ibnu Al Jauzy, Imam Ibnu Taimiyah, Imam Ibnu Katsir, dst yang telah beramal dan menulis.

Saya merenung tentang hakikat syukur. Sesungguhnya mempergunakan apa-apa yang Allah berikan kepada kita di jalan yang Allah ridhai adalah hakikat syukur. Artinya, ada orang yang lebih produktif daripada kita padahal semua fasilitas yang ada pada kita sama dengannya. Mungkin orang tersebut lebih bersyukur daripada kita. Wallahu a’lam.